Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa akibat dominasi hafalan dalam pembelajaran konvensional, ditambah terbatasnya kompetensi guru dalam inovasi pembelajaran, dimana pemahaman Deep Learning guru rendah dan integrasi elemen Meaningful Learning sulit dilakukan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru Sekolah Dasar dalam menerapkan pendekatan Deep Learning pada elemen Meaningful Learning melalui pelatihan dan pendampingan terstruktur. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman guru terhadap pendekatan Deep Learning dan kesulitan dalam mengintegrasikan elemen Meaningful Learning dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap: persiapan, sosialisasi, pelatihan intensif, dan evaluasi, dengan melibatkan 35 guru dari tiga sekolah dasar. Pelatihan difokuskan pada penguatan konsep Deep Learning, workshop pengembangan modul ajar, dan pendampingan implementasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman konseptual guru dengan kenaikan skor rata-rata dari 74,13 menjadi 91,73 (23,74%), serta 80% peserta berhasil menyusun modul ajar berbasis Meaningful Learning. Tanggapan peserta sangat positif dengan dominasi ekspresi kepuasan (27,3%) dan harapan keberlanjutan (25,5%). Simpulan program menunjukkan bahwa model pelatihan terstruktur dengan pendampingan berkelanjutan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan menciptakan dampak transformatif pada praktik pembelajaran. Program ini merekomendasikan perluasan model serupa untuk pengembangan profesional guru yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026