Desa Putat Kidul, yang terletak di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang mengalami keterbatasan pasokan air bersih karena pertumbuhan penduduk, sistem distribusi yang belum optimal, dan ketergantungan pada sumber swadaya yang tidak memadai. Terdapat sumber air, yaitu Sumber Dieng yang belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Desa Putat Kidul. Penelitian ini bertujuan merancang sistem distribusi air bersih dari Sumber Dieng ke Desa Putat Kidul untuk menjamin ketersediaan layanan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu survei lapangan dan pengumpulan data sekunder. Kemudian, dilakukan proyeksi jumlah penduduk menggunakan metode aritmatik, geometrik, dan eksponensial disertai uji koefisien korelasi. Perhitungan kebutuhan air bersih meliputi kebutuhan domestik, non-domestik, termasuk kehilangan air. Pemodelan sistem distribusi air bersih dilakukan menggunakan WaterCAD V8i. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih rata-rata diproyeksikan sebesar 5,552 L/detik pada 2029, 6,186 L/detik pada 2034, dan 7,454 L/detik pada 2044. Sistem distribusi air bersih yang dirancang menggunakan sistem kombinasi gravitasi dan pompa dengan dua tandon dan dua pompa. Berdasarkan hasil analisis, sistem distribusi air bersih yang dirancang telah memenuhi kriteria hidraulik menurut Permen PU No. 18/PRT/M/2007. Penelitian ini menyarankan pelaksanaan disertai pemeliharaan berkala, monitoring jaringan serta keterlibatan masyarakat untuk keberlanjutan.
Copyrights © 2026