Kecemasan matematika merupakan fenomena umum di kalangan siswa sekolah, termasuk siswa di SMA Negeri 5 Cilegon. Berdasarkan pengamatan awal, banyak siswa menunjukkan gejala seperti menghindari tugas matematika, kurang percaya diri, dan mengalami stres selama belajar. Hal ini menunjukkan perlunya intervensi yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif tetapi juga pada aspek emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, bertujuan untuk memahami efektivitas bibliografi berbasis cerita pendek dalam mengurangi kecemasan matematika pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan bibliografi berbasis cerita pendek efektif dalam mengurangi kecemasan matematika pada siswa. Berdasarkan analisis data kualitatif, dapat disimpulkan bahwa intervensi menggunakan cerita pendek dapat menjadi solusi naratif yang efektif dalam mengurangi gejala kecemasan matematika, baik secara fisik maupun psikologis.
Copyrights © 2026