Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KRITIK SOSIAL DALAM LAGU “NEGARA LUCU” PERSPEKTIF WACANA KRITIS TEUN A. VAN DIJK Yanwar Samsul Akmal; Desma Yuliadi Saputra; Rina Andriani
LANGUAGE : Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/language.v6i2.11199

Abstract

ABSTRACT The research gap in critical discourse analysis studies of song lyrics in Indonesia indicates that there are still limited studies specifically examining satirical songs as a form of social criticism using Teun A. Van Dijk’s Critical Discourse Analysis model in an integrated manner, particularly those that connect textual structure, social cognition, and social context.. This study aims to analyze the social criticism contained in the song Negara Lucu using Van Dijk’s Critical Discourse Analysis approach. The method used is descriptive qualitative with textual analysis. The data consist of the lyrics of the song Negara Lucu, which are analyzed through three dimensions, namely textual structure, social cognition, and social context. The findings show that the song contains criticism of low literacy culture, unproductive behavior, social image culture, and economic issues in society. At the textual structure level, criticism is conveyed through theme, text organization, and the use of satire and metaphor. At the level of social cognition, the lyrics reflect the songwriter’s ideology regarding the importance of productivity and independence. Meanwhile, the social context shows that the song represents modern societal conditions influenced by cultural change and economic pressure. In conclusion, the song Negara Lucu functions as a medium of social criticism that reflects social reality and ideological perspectives within society. ABSTRAK Kesenjangan penelitian dalam kajian analisis wacana kritis terhadap lirik lagu di Indonesia menunjukkan masih terbatasnya studi yang mengkaji lagu bernuansa satir sebagai bentuk kritik sosial menggunakan model Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk secara terpadu, khususnya yang menghubungkan struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kritik sosial dalam lagu Negara Lucu menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis Van Dijk. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis teks. Data penelitian berupa lirik lagu Negara Lucu yang dianalisis melalui tiga dimensi, yaitu struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu tersebut mengandung kritik terhadap rendahnya budaya literasi, perilaku kurang produktif, budaya pencitraan sosial, serta persoalan ekonomi masyarakat. Dari struktur teks, kritik disampaikan melalui tema, susunan pesan, serta penggunaan sindiran dan metafora. Pada aspek kognisi sosial, lirik mencerminkan ideologi pencipta terkait pentingnya produktivitas dan kemandirian. Sementara itu, konteks sosial menunjukkan bahwa lagu merepresentasikan kondisi masyarakat modern yang dipengaruhi perubahan budaya dan tekanan ekonomi. Kesimpulannya, lagu Negara Lucu berfungsi sebagai media kritik sosial yang merefleksikan realitas dan ideologi masyarakat.
Efektivitas Bibliografi Berbasis Cerita Pendek terhadap Penurunan Math Anxiety pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 5 Cilegon : Penelitian Putri Nahwati; Tito Parta Wibowo; Reviena Dewi; Indah Syafitri; Tia Mutiara; Yanwar Samsul Akmal; Faisal Yuda Pratama
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6057

Abstract

Kecemasan matematika merupakan fenomena umum di kalangan siswa sekolah, termasuk siswa di SMA Negeri 5 Cilegon. Berdasarkan pengamatan awal, banyak siswa menunjukkan gejala seperti menghindari tugas matematika, kurang percaya diri, dan mengalami stres selama belajar. Hal ini menunjukkan perlunya intervensi yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif tetapi juga pada aspek emosional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, bertujuan untuk memahami efektivitas bibliografi berbasis cerita pendek dalam mengurangi kecemasan matematika pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan bibliografi berbasis cerita pendek efektif dalam mengurangi kecemasan matematika pada siswa. Berdasarkan analisis data kualitatif, dapat disimpulkan bahwa intervensi menggunakan cerita pendek dapat menjadi solusi naratif yang efektif dalam mengurangi gejala kecemasan matematika, baik secara fisik maupun psikologis.