Perkembangan teknologi digital telah menjadikan telepon pintar sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari anak usia sekolah dasar. Penggunaan handphone (HP) yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti menurunnya konsentrasi belajar, berkurangnya interaksi sosial, serta gangguan kesehatan mental. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai penggunaan HP secara sehat, aman, dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan pada November 2024 di SD Negeri 100714 Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-partisipatoris dengan melibatkan 40 siswa kelas IV–VI serta guru kelas dan guru pamong. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi masalah, edukasi literasi digital, pendampingan digital wellbeing, integrasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran, dan evaluasi reflektif. Data dikumpulkan melalui observasi, refleksi, diskusi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang konsep HP sehat, kemampuan mengontrol durasi penggunaan gawai, peningkatan regulasi emosi, serta membaiknya kualitas interaksi sosial antar siswa. Selain itu, guru memperoleh strategi pendampingan digital yang lebih terarah dalam membimbing siswa menggunakan teknologi secara produktif. Edukasi penggunaan HP sehat efektif membangun literasi digital, kesehatan mental, dan keseimbangan teknologi bagi siswa SD.
Copyrights © 2026