Bangunan sosial, khususnya keagamaan, menjadi prioritas penelitian karena manfaatnya besar bagi masyarakat dan sejalan dengan nilai toleransi umat beragama di Indonesia. Tujuan kegiatan ini adalah menghasilkan konsep master plan yang terintegrasi mengingat banyaknya fungsi bangunan yang ada. Ruang lingkup penelitian mencakup penyusunan konsep, visualisasi suasana eksterior, serta pendampingan kepada klien, yaitu Yayasan Keagamaan Maitreya di Legok Kabupaten Tangerang, Banten. Metode Penelitian yang digunakan bersifat kualitatif melalui observasi lapangan dan pengukuran kondisi eksisting termasuk kontur. Hasilnya berupa penentuan zona master plan, penataan kawasan, dan rancangan eksterior. Kesimpulannya, dengan adanya konsep ini klien akan mengetahui rekomendasi prioritas pembangunan serta strategi penataan kawasan ke depan. Kesimpulannya diharapkan dengan master plan yang telah direncanakan dengan baik, Yayasan dapat memberikan kawasan yang saling mendukung, baik secara eksternal maupun internal, bersifat Inklusif, tidak hanya kalangan tertentu tetapi masyarakat sekitar mendapatkan manfaatnya.
Copyrights © 2025