Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan dalam menganalisis asumsi, membedakan nilai-nilai yang tersembunyi, mengevaluasi bukti-bukti, serta menilai kesimpulan. Bahan ajar pendukung yang dapat menuntun mahasiswa selama proses pembelajaran. Bahan ajar tersebut dapat berupa E-LKM yang interaktif dan lebih menarik. Penggunaan LKM yang interaktif sangat dibutuhkan pada pembelajaran daring yang minim tatap muka langsung. lembar kerja mahasiswa elektronik (E-LKM) merupakan lembar kerja berbasis elektronik yang dapat diakses secara online melalui situs tertentu. Penggunaan lembar kerja ini mendukung gerakan literasi digital sebagai salah satu kebutuhan abad 21. Salah satu kemampuan abad 21 yang dapat dilatihkan melalui penggunaan E-LKM adalah berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis mahasiswa setelah menggunakan E-LKM berbasis live worksheet. Metode yang digunakan adalah one shot case study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 61,129% mahasiswa memiliki kemampuan berpikir kritis sangat tinggi, 35,48% mahasiswa memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi, dan 3,22 % mahasiswa memiliki kemampuan berpikir kritis sedang. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan E-LKM berbantuan live worksheet efektif dalam melatihkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa
Copyrights © 2025