Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shooting on goal with opening on slalome course (feint) terhadap kemampuan shooting sepak bola pada pemain Kuripan Timur. Permasalahan utama penelitian berangkat dari rendahnya akurasi shooting pemain, yang ditandai dengan banyaknya tendangan melenceng ke sisi kiri dan kanan gawang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh pemain Kuripan Timur sebanyak 18 orang, sehingga penelitian ini termasuk studi populasi. Instrumen yang digunakan adalah tes Shooting Bobby Charlton dengan pembagian wilayah skor pada gawang. Perlakuan diberikan melalui latihan shooting on goal with opening on slalome course (feint) selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor total pre-test sebesar 1220 meningkat menjadi 1410 pada post-test. Rata-rata skor shooting meningkat dari 67,78 menjadi 78,33, dengan kenaikan 10,56 poin atau sekitar 15,57%. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 7,566 lebih besar daripada t-tabel 1,740 pada taraf signifikansi 5%. Temuan ini menjawab hipotesis bahwa latihan shooting on goal with opening on slalome course (feint) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan shooting pemain. Latihan ini efektif karena memadukan dribbling, gerak tipu, perubahan arah, dan penyelesaian akhir ke gawang, sehingga lebih menyerupai situasi permainan. Kata Kunci: Latihan Shooting; Slalom Feint; Akurasi Shooting; Sepak Bola; Pretest-Posttest.
Copyrights © 2025