Pembelajaran matematika saat ini tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep dasar, tetapi juga pada penguatan kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti penalaran matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan penalaran matematis siswa melalui implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah Kontroversial (PBMK) berbantuan GeoGebra menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode SLR dilakukan dengan menganalisis artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan pada rentang tahun 2021-2026 dari berbagai basis data bereputasi. Proses seleksi dilakukan secara sistematis menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi untuk menjamin kualitas dan relevansi sumber yang digunakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa berkembang secara signifikan melalui implementasi PBMK, yang memfasilitasi aktivitas analisis, argumentasi, evaluasi, dan justifikasi dalam menyelesaikan masalah kontroversial. Selain itu, penggunaan GeoGebra mendukung visualisasi dinamis dan eksplorasi konsep matematika sehingga membantu siswa dalam membangun penalaran matematis dengan lebih logis dan sistematis. Studi-studi yang disintesis mengindikasikan potensi efek sinergis antara PBMK dan GeoGebra dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis. Meskipun terdapat potensi sinergis antara keduanya, bukti literatur yang secara khusus mengkaji implementasi gabungan PBMK dan GeoGebra masih terbatas. Oleh karena itu, model PBMK berbantuan GeoGebra merupakan pendekatan menjanjikan yang perlu dikaji lebih lanjut melalui penelitian empiris.
Copyrights © 2026