Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik dan material, tetapi juga meninggalkan dampak psikologis yang mendalam pada anak-anak penyintas, seperti gangguan stres pascatrauma (PTSD), kecemasan, dan depresi. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak penyintas melalui pendekatan trauma healing berbasis terapi bermain dengan mengintegrasikan kearifan lokal permainan tradisional Aceh, khususnya meuseuraya (permainan keubeue). Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan (action research) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan kader dan orang tua sebagai fasilitator bermain, pendampingan, evaluasi, serta keberlanjutan program.. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pendekatan terapi bermain kelompok berbasis permainan tradisional mampu menciptakan suasana yang aman, cair, dan menyenangkan. Simpulan dari program ini adalah bahwa terapi bermain berbasis kearifan lokal efektif untuk mengurangi gejala trauma pada anak penyintas banjir bandang, sekaligus memperkuat kapasitas sosial komunitas dalam pemulihan psikososial jangka panjang
Copyrights © 2026