Hamzah, M Alif
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kontribusi Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pengambilan Keputusan Wasit Sepak Bola Hamzah, M Alif; Syahputra, Muhajjir; David Hasian Barutu Sinaga; Siti Baitul Mukarromah; Sri Sumartiningsih; Andry Akhiruyanto
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): ARTIKEL IN-PRESS
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i1.5404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kecerdasan emosional terhadap kemampuan pengambilan keputusan wasit sepak bola di Aceh Besar. Sampel penelitian terdiri dari 55 wasit sepak bola yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kecerdasan emosional dan pengambilan keputusan, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji linearitas ANOVA, dan analisis korelasi Pearson. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data Kecerdasan Emosional (Sig. = 0,200) dan Pengambilan Keputusan (Sig. = 0,098) berdistribusi normal, memenuhi asumsi untuk analisis parametrik. Uji linearitas menemukan bahwa hubungan antara kedua variabel bersifat linear (Sig. Deviation from Linearity = 0,364). Analisis korelasi Pearson menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,835 dengan signifikansi 0,000, menunjukkan hubungan positif yang sangat kuat dan sangat signifikan. Temuan ini berarti bahwa 69,7% dari variasi dalam kemampuan pengambilan keputusan dapat dijelaskan oleh tingkat kecerdasan emosional wasit. Hasil penelitian konsisten dengan penelitian terdahulu pada berbagai populasi wasit dan cabang olahraga yang berbeda. Mekanisme yang mendasari hubungan positif ini melibatkan optimalisasi alokasi sumber daya kognitif, peningkatan efektivitas regulasi emosi, dan pengembangan efikasi diri. Implikasi praktis mencakup pengintegrasian kecerdasan emosional dalam program pelatihan wasit, implementasi sistem monitoring kesejahteraan mental berkelanjutan, program mentoring dan coaching dengan wasit senior, serta pengembangan simulasi situasi pertandingan bertekanan. Kesimpulannya, kecerdasan emosional merupakan faktor psikologis fundamental yang sangat berkontribusi terhadap kualitas pengambilan keputusan wasit sepak bola di Aceh Besar, dengan implikasi penting untuk pengembangan profesional wasit dan peningkatan integritas pertandingan sepak bola.
Analisis Gerak Start Panjat Tebing: Tinjauan Capaian Waktu World Record Dyah Kusuma Wardhani Yusnita, Dyah; Hamzah, M Alif; Muhajjir Syahputra; Fajar Awang Irawan; Sulaiman
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): ARTIKEL IN-PRESS
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i1.5585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik gerakan start pada atlet panjat tebing nomor speed world record dengan pendekatan motion analysis berbasis video. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi aspek kinematik, khususnya waktu reaksi, sudut fleksi lutut, dan perpindahan tangan yang berperan penting dalam menentukan kecepatan gerakan saat start. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan frame-by-frame analysis menggunakan perangkat lunak Kinovea. Data dikumpulkan dari babak kualifikasi Porprov Jawa Tengah, dengan subjek penelitian terdiri dari 12 atlet nomor speed yang berpartisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu reaksi rata-rata atlet adalah 0,023 ± 0,011 detik, dengan sudut fleksi lutut kiri rata-rata 142,54 ± 3,22° dan sudut fleksi lutut kanan 70,24 ± 1,95° pada fase start. Perpindahan tangan tercatat 0,030 ± 0,010 detik. Pada fase akselerasi, keterlibatan kedua kaki meningkat secara lebih seimbang, dengan sudut fleksi lutut kiri 141,10 ± 1,88° dan lutut kanan 130,18 ± 1,38°. Meskipun performa atlet sudah cukup baik, hasil analisis ini menunjukkan bahwa masih terdapat jarak yang signifikan antara capaian waktu atlet dan world record yang tercatat pada kisaran 5,4 detik. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengoptimalan teknik gerak, khususnya pada fase start dan akselerasi, untuk mendekati capaian waktu world record. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teknik panjat tebing nomor speed world wcord, serta memberikan wawasan bagi pelatih dalam meningkatkan performa atlet pada kompetisi internasional.