Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik gerakan start pada atlet panjat tebing nomor speed world record dengan pendekatan motion analysis berbasis video. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi aspek kinematik, khususnya waktu reaksi, sudut fleksi lutut, dan perpindahan tangan yang berperan penting dalam menentukan kecepatan gerakan saat start. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan frame-by-frame analysis menggunakan perangkat lunak Kinovea. Data dikumpulkan dari babak kualifikasi Porprov Jawa Tengah, dengan subjek penelitian terdiri dari 12 atlet nomor speed yang berpartisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu reaksi rata-rata atlet adalah 0,023 ± 0,011 detik, dengan sudut fleksi lutut kiri rata-rata 142,54 ± 3,22° dan sudut fleksi lutut kanan 70,24 ± 1,95° pada fase start. Perpindahan tangan tercatat 0,030 ± 0,010 detik. Pada fase akselerasi, keterlibatan kedua kaki meningkat secara lebih seimbang, dengan sudut fleksi lutut kiri 141,10 ± 1,88° dan lutut kanan 130,18 ± 1,38°. Meskipun performa atlet sudah cukup baik, hasil analisis ini menunjukkan bahwa masih terdapat jarak yang signifikan antara capaian waktu atlet dan world record yang tercatat pada kisaran 5,4 detik. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pengoptimalan teknik gerak, khususnya pada fase start dan akselerasi, untuk mendekati capaian waktu world record. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teknik panjat tebing nomor speed world wcord, serta memberikan wawasan bagi pelatih dalam meningkatkan performa atlet pada kompetisi internasional.