Abstrak Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berkontribusi besar terhadap risiko penyakit kardiovaskular. Diperlukan upaya promotif dan preventif yang berbasis komunitas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendukung deteksi dini. Program pengabdian masyarakat SEHATI SIAGA (Sadar Jaga Kesehatan Rutin) bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat untuk mencegah hipertensi secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Lingkungan Suko, Kelurahan Gombengsari, Banyuwangi, pada 11 dan 21 Januari 2026 dengan sasaran 50 peserta pengajian Fatayat Muslimat. Intervensi berupa sosialisasi interaktif terkait pengertian, faktor risiko, komplikasi, pencegahan hipertensi, serta pemeriksaan tekanan darah gratis. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 59,40 menjadi 84,60 dengan selisih 25,20 poin. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman warga, yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan skor pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah edukasi (p < 0,001). Secara kualitatif, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, terutama saat sesi diskusi interaktif dan pemeriksaan tekanan darah mandiri. Kendala berupa keterbatasan ruang dan variasi literasi peserta diatasi melalui pendekatan komunikatif dan pendampingan langsung. Program ini efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat serta berpotensi mendukung perubahan perilaku deteksi dini hipertensi secara berkelanjutan di tingkat komunitas. Kata kunci: deteksi dini; edukasi kesehatan; hipertensi; kesehatan masyarakat; promosi kesehatan AbstractHypertension is a public health problem that significantly contributes to the risk of cardiovascular disease. Community-based promotive and preventive efforts are needed to increase public awareness and support early detection. The SEHATI SIAGA (Sadar Jaga Kesehatan Routin) community service program aims to raise community awareness and independence in improving healthy lifestyle behaviors to prevent hypertension sustainably. The activity was carried out in the Suko Neighborhood, Gombengsari Village, Banyuwangi, on January 11 and 21, 2026, targeting 50 Fatayat Muslimat recitation participants. The intervention included interactive outreach related to the definition, risk factors, complications, prevention of hypertension, and free blood pressure checks. The evaluation used a pre-test and post-test design. The results showed an increase in the average knowledge score from 59.40 to 84.60, with a difference of 25.20 points. This activity proved effective in increasing community understanding, as indicated by a significant increase in knowledge scores between before and after education (p < 0.001). Qualitatively, participant enthusiasm was very high, especially during the interactive discussion session and self-blood pressure checks. Challenges such as limited space and varying participant literacy levels were addressed through a communicative approach and direct mentoring. This program effectively increased public knowledge and awareness and has the potential to support sustainable behavior change for early hypertension detection at the community level. Keywords: early detection; health education; hypertension; public health; health promotion.
Copyrights © 2026