Jika disandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya di kawasan ASEAN, minat baca dan kemampuan membaca anak-anak Indonesia dapat dikategorikan rendah. Untuk itu perlu adanya solusi untuk meningkatkan tingkat literasi dan minat baca masyarakat, antara lain melalui penambahan fasilitas publik yang berkaitan dengan aktifitas membaca dan menambah jumlah buku bacaan masyarakat. Dari beberapa paparan ini maka tim merasa usaha perintisan perpustakaan Desa Ngreco perlu segera direalisasikan, dengan harapan keberadaan perpustakaan ini dapat meningkatkan budaya masyarakat setempat. Terdapat 2 pendekatan yang tim KKN-T gunakan dalam perintisan Perpustakaan desa Ngreco antara lain Apreciative Inquiry dan Working Out Loud. Kedua pendekatan ini kemudian dijabarkan dalam 4 tahap pelaksanaan program, yaitu Tahap 1 (15-22 Februari 2019) : Perencanaan Program, Tahap 2 (22 Februari – 8 Maret 2019) : Perintisan Program, Tahap 3 (9 Maret 2019) : Launching Program, Tahap 4 (10 – 16 Maret 2019) : Tindak Lanjut Program. Dari seluruh tahapan pelaksanaan kegiatan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa proses perintisan perpustakaan desa Ngreco berjalan dengan lancar, dan memperoleh sambutan yang baik dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Copyrights © 2020