Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan potensi bencana alam yang cukup besar yang diakibatkan oleh letak geografisnya. Sehingga penting untuk memahami bencana dan langkah memitigasinya sebagai upaya untuk meminimalisir dampak kerugian yang diakibatkan di berbagai pelosok daerah. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas mitigasi bencana melalui edukasi dan simulasi di sekolah-sekolah se-Desa Mallongi-longi. Metode yang digunakan ialah edukasi melalui sosialisasi terkait bencana dan simulasi evakuasi dengan memanfaatkan lagu mitigasi bencana dan sirine sebagai penanda terjadinya bencana. Tahapan dalam pengabdian ini terbagi menjadi tiga yakni tahapan yakni persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelaksanaan dilakukan dari 30 Juli hingga 4 Agustus 2025. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dalam pengetahuan dan keterampilan siswa, dengan rata-rata nilai pre-test 76,3% meningkat menjadi 85,16% pasca kegiatan. Kesimpulannya, program ini efektif dalam membangun kesadaran dan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana. Melalui edukasi dan simulasi, siswa tidak hanya meningkatkan pengetahuan mereka, tetapi juga dapat berperan sebagai agen perubahan di lingkungan sekitar. Selain sosialisasi, juga dilakukan pembagian dan penanaman bibit pohon berupa rambutan, durian, mangga dan ketapang kencana sebagai langkah nyata dalam mitigasi bencana. Program pengabdian ini menjadi sangat penting dilakukan karena sekolah merupakan tempat berkumpul banyaknya siswa yang berisiko tinggi ketika terjadi bencana.
Copyrights © 2026