Banjar Nyuh, Desa Ped yang menjadi pintu gerbang utama bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Pelabuhan laut Toya Pakeh, Nusa Penida yang terletak di Banjar Nyuh menjadi salah satu titik penting bagi konektivitas antara Pulau Nusa Penida dan wilayah sekitarnya, termasuk Bali. Dengan peningkatan jumlah penumpang pelabuhan menimbulkan kebutuhan akan infrastruktur transportasi yang memadai, terutama pelabuhan laut yang mampu mengakomodasi arus perjalanan dengan baik. Berbeda halnya dengan kondisi eksisting memprihatinkan yang dimiliki Pelabuhan Toya Pakeh ini menimbulkan berbagai hambatan operasional pelabuhan. Selain itu, Nusa Penida memiliki warisan tradisi budaya lokal yang saat ini mulai ditinggalkan karena ketiadaan wadah khusus dalam mempromosikan warisan budaya lokal ini. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk merencanakan dan merancang pengembangan Pelabuhan Laut Toya Pakeh di Banjar Nyuh yang mampu menjadi sarana transportasi yang nyaman dan layak bagi para pengguna dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna pelabuhan melalui penyediaan fasilitas – fasilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi, menganalisis, dan menemukan solusi permasalahan melalui pengumpulan, penyajian dan analisis data. Hasil penelitian dimaksudkan untuk memperoleh spesifikasi arsitektural dan gagasan / ide arsitektural dari Pengembangan Pelabuhan Toya Pakeh ini yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas transportasi yang nyaman, layak dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna tetapi juga sebagai representasi dan perpanjangan dari warisan budaya lokal melalui extending tradition promosi kain khas yang merupakan kreatifitas masyarakat lokal di Nusa Penida yang dituangkan dalam suatu desain.
Copyrights © 2025