Perkembangan balita sangat penting untuk diperhatikan. Kesalahan dalam pola makan dan pengasuhan dapat menyebabkan masalah tumbuh kembang pada anak usia balita, yaitu sejak lahir hingga lima tahun. Risiko stunting sangat tinggi pada kelompok tertentu, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan informasi, pendidikan rendah, dan masalah ekonomi sosial. Dalam program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini, mitra utama adalah keluarga dengan anak balita yang mengalami atau berisiko stunting di Banjar Tanjung, Desa Selulung, yang terdiri dari lima keluarga. Permasalahan utama yang dihadapi adalah: 1) asupan gizi balita stunting yang sangat rendah, khususnya protein, dan 2) kurangnya pengetahuan serta keterampilan tentang makanan sehat untuk balita. Solusi yang diusulkan meliputi: 1) pemberian paket gizi tinggi protein, dan 2) penyuluhan serta pelatihan tentang cara membuat makanan sehat berbahan lokal sesuai dengan pedoman Isi Piringku. Program PKM ini dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan sosialisasi kepada semua pihak terkait, diikuti dengan penyuluhan dan pelatihan, pemberian paket gizi, serta evaluasi. Pada awal program, sosialisasi akan dilakukan untuk menjelaskan tujuan, sasaran, metode, dan peran masing-masing pihak yang terlibat. Setelah itu, ibu balita akan diberikan penyuluhan tentang pola makan sehat, pengasuhan, dan cara membuat MPT (Makanan Pendamping ASI) sehat untuk balita. Selanjutnya, akan diberikan paket gizi berupa susu tinggi protein. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan berat badan pada beberapa balita yang dibina, serta peningkatan pengetahuan orang tua dibandingkan dengan kondisi awal sebelum kegiatan dimulai. Evaluasi dilakukan dengan mengukur berat badan dan mendata perubahan pola asuh orang tua setelah program selesai dilaksanakan.
Copyrights © 2025