Digitalisasi dalam industri tekstil tradisional, khususnya batik, menjadi tantangan sekaligus peluang dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus meningkatkan efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan sistem pemantauan proses produksi berbasis Internet of Things (IoT) dalam industri batik melalui pendekatan studi literatur. Beberapa referensi digunakan untuk menganalisis integrasi teknologi IoT terhadap efisiensi energi, kontrol kualitas, manajemen data produksi, serta aspek keberlanjutan lingkungan dan ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT memiliki potensi besar dalam mendukung otomatisasi pemantauan proses seperti pewarnaan, pengeringan, dan pengendalian suhu serta kelembapan pada proses batik. Namun, implementasinya memerlukan pendekatan desain sistem yang kontekstual dan partisipatif, dengan mempertimbangkan karakteristik budaya, kapasitas teknis pengrajin, dan dukungan dari ekosistem digital lokal. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi transformasi digital yang selaras dengan nilai-nilai tradisional, guna memperkuat daya saing industri batik dalam era Industri 4.0.
Copyrights © 2025