Literasi sains merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki siswa untuk memahami fenomena ilmiah dan mengambil keputusan berdasarkan bukti yang ada. Namun, hasil studi PISA (Programme for International Student Assessment) tahun 2022 literasi sains siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang lebih inovatif untuk mendukung peningkatan literasi sains siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation) melalui pengembangan media booklet berbasis project based learning yang terintigrasi QR Code. Subjek penelitian berjumlah 35 siswa. Instrument yang digunakan meliputi lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, serta pre-tes dan post-tes. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas, Wilcoxon, dan uji N-gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media booklet berbasis project based learning yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria sangat layak, sangat praktis, dan cukup efektif. Booklet berbasis project based learning ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang mendukung peningkatkan literasi sains siswa di sekolah dasar.
Copyrights © 2026