Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SD di Gugus III Kecamatan Buleleng. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran masih berpusat pada guru, media mash bersifat konvensional, serta rendahnya pemanfaatan teknologi. Selain itu, nilai kearifan lokal Bali Tri Kaya Parisudha belum diintegrasikan dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan kebutuhan nyata akan media interaktif yang praktis dan menarik untuk meningkatkan partisipasi serta pemahaman siswa. Implikasinya, penggunaan media seperti PowerPoint interaktif berpotensi menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan efektif dalam internalisasi nilai Pancasila. Kontribusi penelitian ini adalah menyediakan landasan empiris bagi pengembangan media digital yang relevan dengan karakteristik siswa SD, sekaligus menawarkan strategi integrasi kearifan lokal dalam teknologi pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik di era digital.
Copyrights © 2026