I Ketut Ngurah Ardiawan
IAHN Mpu Kuturan

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE 3 PADA MATERI NORMA DALAM KEHIDUPANKU KELAS V SEKOLAH DASAR Putu Ayu Nita Andriani; L. Heny Nirmayani; I Ketut Ngurah Ardiawan
Widyajaya: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Widyajaya
Publisher : Widyajaya: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This development research aims to develop interactive media based on Articulate Storyline 3, describe the design, analyze the level of validity, and analyze the level of practicality of interactive media based on Articulate Storyline 3. The model used in this study is ADDIE which consists of five stages, namely, Analyze, Design, Developmen, Implementation, and Evaluation. However, the development process in this study is limited to the Development stage. The research was conducted in Cluster V, Banjar District which includes five elementary schools, namely SDN 1 Sidetapa, SDN 2 Sidetapa, SDN 3 Sidetapa, SDN 1 Cempaga, and SDN 2 Cempaga. Validation of interactive media was carried out by three experts, namely media experts, material experts and language experts. Meanwhile, the practicality test was carried out by five grade V teachers and 50 grade V elementary school students. The results of the study showed that, 1) Interactive media based on Articulate Storyline 3 produces interactive learning activities with attractive designs for students equipped with pictures and learning videos. 2) The level of media validity is classified as very high with a media expert validation score of 0.95, material validity of 0.98, and language validity of 0.975. 3) The level of media practicality is included in the very practical category with a percentage of practicality from teachers of 98% and students of 97%. Based on the results of the validation and practicality test, interactive media based on Articulate Storyline 3 on the material Norma dalam Kehidupanku of Pancasila Education subjects for grade V elementary schools is declared feasible to be tested in the field.
PENGEMBANGAN LKPD BERDIFERENSIASI BERBASIS BERKEBHINEKAAN GLOBAL PADA MATERI NILAI-NILAI PANCASILA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Putu Epita Sari; Ketut Suparya; I Ketut Ngurah Ardiawan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 4 No. 2 (2025): WALADA: JOURNAL OF PRIMARY EDUCATION
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v4i2.387

Abstract

Penelitian bertujuan dalam mengembangkan LKPD berdiferensiasi berbasis berkebhinekaan global di materi nilai-nilai Pancasila untuk siswa kelas V SD. Tahap mengembangkan produk dilakukan menggunakan model ADDIE. Analisis kebutuhan menjelaskan yakni guru serta siswa dibutuhkannya LKPD yang menarik, inovatif, serta dapat mengakomodasi perbedaan cara masing-masing siswa dalam belajar, seperti (visual, auditori, dan kinestetik). LKPD yang dikembangkan digunakan aplikasi Canva untuk menghasilkan tampilan yang interaktif dan mudah digunakan. Produk LKPD kemudian oleh ahli materi, media, maupun bahasa kemudian uji validitas, dan diuji kepraktisannya dari guru dan siswa. Diperoleh bahwa tingkat validitas yakni sangat tinggi melalui nilai Aiken V masing-masing 0,93 (materi), 0,90 (media), dan 0,88 (bahasa). Uji kepraktisan juga menjelaskan bahwa LKPD ini dapat digunakan dengan mudah dan efektif untuk mendukung proses belajar nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, LKPD berdiferensiasi berbasis berkebhinekaan global ini layak digunakan sebagai bahan ajar inovatif dalan peningkatan pengetahuan memahami serta karakter siswa pada hal pembelajaran Pancasila di instansi dasar.  
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBANTUAN GENIALLY BERBASIS CERITA RAKYAT BALI UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Gede Susila; Made Adi Nugraha Tristaningrat; I Ketut Ngurah Ardiawan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 4 No. 2 (2025): WALADA: JOURNAL OF PRIMARY EDUCATION
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v4i2.390

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research & Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini dilakukan di Gugus VIII Kecamatan Sawan. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini yaitu 2 orang ahli instrumen, 9 judges validator sebagai ahli media, ahli bahasa, ahli media, 3 orang guru mata pelajaran serta 45 orang siswa kelas IV. Hasil dari penelitian ini yakni: 1) Media interaktif berbantuan Genially merupakan media pembelajaran bahasa Indonesia yang dikembangkan dalam website Genially, yang mengintegrasikan unsur kearifan lokal Bali, khususnya melalui cerita rakyat Bali. 2) Tingkat kevalidan media interaktif berbantuan Genially berada pada kualifikasi sangat tinggi yaitu validitas materi, media, dan bahasa sebesar 0,9. 3) Pada tahap uji kepraktisan rata-rata nilai yang diperoleh dari guru sebesar 95% dan peserta didik adalah 94%. Dengan demikian, media interaktif berbantuan Genially ini direkomendasikan sebagai salah satu media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Ni Nyoman Cintya Widhiya Kusuma Dewi; I Made Ari Winangun; I Ketut Ngurah Ardiawan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.617

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SD di Gugus III Kecamatan Buleleng. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran masih berpusat pada guru, media mash bersifat konvensional, serta rendahnya pemanfaatan teknologi. Selain itu, nilai kearifan lokal Bali Tri Kaya Parisudha belum diintegrasikan dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan kebutuhan nyata akan media interaktif yang praktis dan menarik untuk meningkatkan partisipasi serta pemahaman siswa. Implikasinya, penggunaan media seperti PowerPoint interaktif berpotensi menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan efektif dalam internalisasi nilai Pancasila. Kontribusi penelitian ini adalah menyediakan landasan empiris bagi pengembangan media digital yang relevan dengan karakteristik siswa SD, sekaligus menawarkan strategi integrasi kearifan lokal dalam teknologi pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik di era digital.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT BERBANTUAN WORDWALL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA SISWA SEKOLAH DASAR. Ketut Putri Widiari; I Komang Wahyu Wiguna; I Ketut Ngurah Ardiawan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.623

Abstract

Pendidikan Pancasila berperan penting untuk mendidik sikap disiplin, berkarakter, serta kesadaran peserta didik terhadap aturan yang berlaku untuk bekal hidupnya. Artikel ini memiliki tujuan yaitu menganalisis kebutuhan media pembelajaran berupa Powerpoint  Wordwall untuk pembelajaran pendidikan pancasila pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini memakai pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai hal yang dikaji yaitu  kondisi pembelajaran, penggunaan media, karakteristik siswa, serta kebutuhan guru dan sarana prasarana pendukung pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi secara langsung di dalam kelas dan melakukan wawancara terstruktur terhadap guru, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Pancasila masih menghadapi kendala dalam kemampuan siswa memahami serta memberikan contoh yang dipengaruhi oleh perkembangan kognitif siswa pada tahap operasional konkret, kurangnya variasi media pembelajaran, serta metode mengajar yang cenderung menggunakan metode ceramah yang bersifat satu arah. Guru memerlukan media digital interaktif berupa Powerpoint  dan Wordwall yang dapat meningkatkan perhatian, keaktifan, serta pemahaman siswa melalui penyajian visual, audio, animasi, dan permainan edukatif. Penelitian ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan media digital interaktif yang sesuai dengan kebutuhan guru dan karakteristik siswa sekolah dasar, khususnya pada pembelajaran Pendidikan Pancasila bernilai lokal, sekaligus menegaskan pentingnya inovasi media untuk mendukung pembelajaran yang lebih aktif. Implikasinya, pengembangan Powerpoint  interaktif dan Wordwall dapat meningkatkan mutu pembelajaran, menjadi acuan bagi pendidik dalam merancang media yang kreatif dan selaras dengan Kurikulum Merdeka, serta membantu memperkuat nilai karakter melalui pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna. Selain itu, integrasi nilai lokal seperti Tri Kaya Parisudha juga diharapkan dapat dimunculkan dalam media pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran Powerpoint  Wordwall sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila, mendukung pembelajaran aktif dan bermakna, serta menyesuaikan dengan tuntutan pembelajaran di sekolah dasar