Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan
Vol. 4 No. 2 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Maret)

Analisis Ketersediaan Dan Kondisi Sarana Prasarana Di Puskesmas Gotowasi Kecamatan Maba Selatan Kabupaten Halmahera Timur

Haruna, Susmito (Unknown)
Eyastuti, Eyastuti (Unknown)
Sudirman, Sudirman (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Jan 2026

Abstract

ABSTRACT Limited infrastructure in remote community health centers remains a barrier to improving the quality of health services, while studies specifically evaluating their availability, condition, and compliance with the latest standards are still limited. This study aims to analyze the availability, condition, and compliance of infrastructure at the Gotowasi Community Health Center in South Maba District based on Ministry of Health standards. This study uses a quantitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research instrument is a checklist prepared based on community health center infrastructure and facilities standards. The results show that the level of infrastructure availability is in the sufficient category with a percentage of 68%. The condition of infrastructure in general is in the sufficient to good category, with the highest scores in the electricity indicator (88%), service space (85%), and sanitation (84%), and the lowest scores in the health information system (60%) and medical waste management (63%). In addition, the analysis results show that the facilities and infrastructure do not fully meet national standards, especially in the aspects of the health information system, medical waste management, and the availability of service transportation. These findings indicate the need to prioritize strengthening information technology infrastructure, medical waste management systems, and more targeted policy and budget support to improve the quality of health services in remote areas. Keywords: Facilities And Infrastructure, Community Health Centers, Availability, Facility Condition, Health Services ABSTRAK Keterbatasan sarana prasarana di puskesmas daerah terpencil masih menjadi kendala dalam peningkatan mutu layanan kesehatan, sementara kajian yang secara spesifik mengevaluasi ketersediaan, kondisi, dan kesesuaiannya dengan standar terbaru masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan, kondisi, serta kesesuaian sarana prasarana di Puskesmas Gotowasi Kecamatan Maba Selatan berdasarkan standar Kementerian Kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar checklist disusun berdasarkan standar sarana dan prasarana puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan sarana prasarana berada pada kategori cukup dengan persentase sebesar 68%. Kondisi sarana prasarana secara umum berada pada kategori cukup hingga baik, dengan nilai tertinggi pada indikator kelistrikan (88%), ruang pelayanan (85%), dan sanitasi (84%), serta nilai terendah pada sistem informasi kesehatan (60%) dan pengelolaan limbah medis (63%). Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa sarana dan prasarana belum sepenuhnya memenuhi standar nasional, terutama pada aspek sistem informasi kesehatan, pengelolaan limbah medis, dan ketersediaan transportasi pelayanan. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan prioritas pada penguatan infrastruktur teknologi informasi, sistem pengelolaan limbah medis, serta dukungan kebijakan dan anggaran yang lebih terarah guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di wilayah terpencil. Kata Kunci: Sarana Prasarana, Puskesmas, Ketersediaan, Kondisi Fasilitas, Pelayanan Kesehatan

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Barongko

Publisher

Subject

Education Engineering Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan (BaJIK) adalah jurnal peer-review nasional yang diterbitkan oleh Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia. Jurnal Ilmu Kesehatan ini bersifat open access atau akses terbuka serta bertujuan untuk berbagi dan mempromosikan kualitas layanan masyarakat dengan menerapkan ...