Generasi Z saat ini menunjukan ketergantungan yang tinggi terhadap teknologi terutama penggunaan gadget. Aktivitas online yang semakin mendominasi kehidupan sehari-hari berdampak signifikan terhadap perilaku sosial mereka. Salah satu dampaknya adalah kecenderungan untuk lebih fokus pada perangkat digital dibandingkan orang-orang disekitarnya, sehingga mengabaikan interaksi sosial secara langsung dalam lingkungannya. Kondisi ini disebut dengan phubbing yaitu perilaku seseorang yang mengabaikan hubungan interpersonalnya dan fokus pada gadget. Hal ini berkaitan dengan konformitas, dimana individu berperilaku sama dengan orang lain sesuai dengan harapan kelompok agar sesuai dengan norma yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku phubbing dengan konformitas pada generasi Z di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik non-probability sampling yaitu purposive sampling dengan melibatkan 170 subjek generasi Z di Kota Pontianak. Hasil analisis data menunjukan bahwa nilai signifikansi (p = 0,000 0,05) yang menyatakan bahwa adanya hubungan antara perilaku phubbing dengan konformitas, dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,436 yang menunjukan bahwa ada hubungan positif antara perilaku phubbing terhadap konformitas pada generasi Z. Semakin tinggi perilaku phubbing maka semakin tinggi konformitasnya, dengan sumbangan efektif perilaku phubbing terhadap konformitas sebesar 19,01%.
Copyrights © 2026