Huruf muqaṪṪa‘ah yang membuka Surat Yasin (QS. 36: 1), yaitu Yā Sīn (يس), merupakan fenomena linguistik Al-Qur’an yang selama ini lebih banyak dikaji dari sudut pandang tafsir dan linguistik semata, namun belum banyak ditelaah dalam perspektif pendidikan Islam, khususnya sebagai sumber nilai-nilai yang relevan bagi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Artikel ini bertujuan untuk: (1) menganalisis penafsiran mufassir klasik dan kontemporer terhadap huruf muqaṪṪa‘ah dalam Surat Yasin melalui pendekatan tafsir ijmali; (2) menggali nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya; dan (3) mengimplikasikannya dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran PAI, khususnya bagi guru PAI. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan tafsir ijmali (tafsīr ijmālī) yang diintegrasikan dengan teori kurikulum pendidikan Islam. Hasil kajian menemukan tiga nilai pendidikan utama yang terkandung dalam huruf muqaṪṪa‘ah Surat Yasin, yaitu: nilai tawadhu’ intelektual (intellectual humility), nilai perhatian penuh (mindful learning), dan nilai i‘jāz sebagai stimulus rasa ingin tahu peserta didik. Ketiga nilai ini memiliki relevansi tinggi untuk diintegrasikan ke dalam desain kurikulum PAI dan kompetensi pedagogis guru PAI dalam membangun suasana pembelajaran yang reflektif dan bermakna.
Copyrights © 2026