Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi, pola implementasi, dan efektivitas pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran sejarah dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review dengan protokol PRISMA terhadap artikel jurnal nasional periode 2023–2026. Hasil menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi mengalami perkembangan dari fase adaptasi menuju tahap kematangan. Aspek diferensiasi produk dan proses menjadi yang paling dominan karena mampu mengakomodasi keragaman karakteristik peserta didik. Integrasi model pembelajaran inovatif dan pemanfaatan media digital terbukti meningkatkan hasil belajar, motivasi, kemampuan berpikir kritis, dan kesadaran sejarah. Namun, implementasi masih menghadapi kendala pada kompetensi guru dan keterbatasan sarana. Disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi efektif sebagai strategi pedagogis dalam pembelajaran sejarah, tetapi memerlukan dukungan sistemik untuk optimalisasi penerapannya.
Copyrights © 2026