Bahasa Indonesia merupakan instrumen fundamental dalam komunikasi ilmiah yang menuntut ketepatan kaidah ejaan dan tata bahasa. Namun, realitasnya, tren kesalahan berbahasa di lingkungan akademik masih kerap dijumpai. Kajian ini bertujuan mengulas urgensi bahasa Indonesia ragam baku sekaligus memetakan fenomena kesalahan ejaan dan morfologi pada karya tulis mahasiswa serta naskah publikasi. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur terhadap sejumlah jurnal nasional kredibel, ditemukan bahwa penguasaan linguistik yang mumpuni merupakan prasyarat mutlak dalam diseminasi ilmu pengetahuan. Meskipun demikian, kendala signifikan masih ditemukan pada aspek mekanik penulisan, seperti tipografi huruf, adaptasi unsur serapan, dan akurasi penggunaan tanda baca.
Copyrights © 2026