Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemandirian dan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Baratan 01 akibat dominasi instruksi guru dan anggapan matematika menakutkan. Tujuannya menganalisis pengaruh model pembelajaran Awareness Training terhadap kemandirian dan hasil belajar matematika. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi-Experimental Design). Populasi seluruh siswa kelas V dengan sampel purposive sampling. Instrumen berupa tes objektif untuk hasil belajar dan angket non-tes untuk kemandirian. Analisis data menggunakan statistik inferensial melalui uji-t atau Manova. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kemandirian kelas eksperimen meningkat signifikan menjadi 82,4 dibandingkan 68,1 pada kelas kontrol, serta rata-rata hasil belajar matematika meningkat dari 65,3 menjadi 84,7 setelah perlakuan Awareness Training. Kesimpulannya, model Awareness Training berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemandirian belajar dan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Baratan 01.
Copyrights © 2026