Perkembangan teknologi digital pada abad ke-21 mendorong perubahan peran guru dari penyampai informasi menjadi fasilitator pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru sebagai fasilitator dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi digital peserta didik melalui studi literatur. Pendekatan yang diterapkan berupa deskriptif kualitatif dengan teknik analisis tematik terhadap artikel ilmiah terindeks SINTA tahun 2023–2026 yang dipilih berdasarkan relevansi topik dan ketersediaan teks lengkap (full paper open access). Sebanyak sebelas artikel jurnal memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dalam kajian ini. Hasil menunjukkan bahwa peran guru sebagai fasilitator diwujudkan melalui pemanfaatan media digital, pembelajaran berbasis proyek, serta kegiatan kolaboratif yang mendorong keaktifan siswa. Hal ini berdampak pada peningkatan literasi digital, kemandirian belajar, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Meskipun demikian, masih ditemukan hambatan seperti keterbatasan kemampuan teknologi digital serta infrastruktur yang memerlukan dukungan berkelanjutan.
Copyrights © 2026