Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan dalam implementasi kurikulum berdiferensiasi di sekolah dasar inklusi serta mengidentifikasi alternatif solusi yang dapat diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) melalui analisis terhadap 10 artikel jurnal ilmiah yang relevan dalam rentang waktu 2020–2026. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan tahapan pengumpulan, seleksi, pengelompokan, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berdiferensiasi di sekolah dasar inklusi masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan kompetensi guru, tingginya heterogenitas peserta didik, keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya tenaga pendidik khusus, serta belum optimalnya pelaksanaan asesmen diagnostik. Adapun alternatif solusi yang dapat dilakukan meliputi peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan asesmen diagnostik, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, peningkatan kolaborasi antara guru, tenaga ahli, dan orang tua, serta dukungan kebijakan sekolah yang lebih inklusif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan praktik pembelajaran inklusif yang adaptif dan berkualitas.
Copyrights © 2026