Transformasi pendidikan di era digital menuntut sekolah menerapkan pembelajaran inovatif berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan transformasi pembelajaran digital dalam meningkatkan HOTS peserta didik di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran digital diterapkan melalui Google Classroom, Quizizz, Canva, PowerPoint interaktif, dan YouTube edukatif. Media digital menciptakan pembelajaran yang aktif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik sehingga meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analisis, pemecahan masalah, dan kreativitas. Faktor pendukung meliputi fasilitas teknologi sekolah, dukungan kepala sekolah, kemampuan guru memanfaatkan media digital, dan tingginya minat peserta didik terhadap teknologi. Adapun hambatan yang ditemukan berupa jaringan internet kurang stabil, keterbatasan perangkat, rendahnya literasi digital sebagian peserta didik, dan distraksi media sosial saat pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, transformasi pembelajaran berbasis digital berperan penting dalam meningkatkan HOTS peserta didik di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu.
Copyrights © 2026