Perkembangan penggunaan media sosial di kalangan peserta didik telah memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FOMO), yaitu kondisi psikologis ketika individu merasa cemas apabila tertinggal informasi, aktivitas, maupun interaksi yang terjadi di ruang digital. Kondisi tersebut diperkirakan memiliki keterkaitan dengan minat belajar siswa, terutama pada pembelajaran Akidah Akhlak di MAS Plus Al-Ulum Medan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat FOMO dalam penggunaan media sosial dengan minat belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, serta dokumentasi yang melibatkan siswa sebagai responden penelitian. Selanjutnya, data dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, dan analisis korelasi guna memperoleh gambaran hubungan antarvariabel penelitian. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa tingkat FOMO yang dialami siswa memiliki keterkaitan dengan minat belajar mereka. Peserta didik dengan kecenderungan FOMO yang lebih tinggi umumnya menunjukkan fokus belajar yang menurun, perhatian yang kurang optimal selama pembelajaran, serta partisipasi yang lebih rendah pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Dengan demikian, FOMO dapat dipahami sebagai salah satu faktor psikologis pada era digital yang turut memengaruhi minat belajar siswa. Oleh karena itu, guru dan pihak sekolah perlu mengembangkan strategi pembelajaran yang kreatif, relevan, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital agar proses pembelajaran Akidah Akhlak berlangsung lebih efektif dan berkelanjutan
Copyrights © 2026