Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa kelas V SD Negeri 78 Kota Bengkulu mengenai perilaku bullying, khususnya dalam membedakan antara perilaku bercanda dan tindakan perundungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas media video dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pengertian, jenis, dampak, dan cara pencegahan bullying. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest serta observasi selama pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan uji-t berpasangan dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada pemahaman siswa setelah diberikan perlakuan berupa media video edukatif. Rata-rata skor pretest sebesar 45,3 meningkat menjadi 81,7 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 36,75%. Sebagian besar siswa mampu memahami konsep bullying secara lebih baik, termasuk jenis, dampak, dan upaya pencegahannya. Selain itu, media video juga meningkatkan perhatian, keterlibatan, serta kesadaran siswa terhadap pentingnya menghindari perilaku bullying. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa media video efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang perilaku bullying. Implikasi penelitian ini adalah media video dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar dalam upaya pencegahan bullying sejak dini.
Copyrights © 2026