Pemberian ASI eksklusif merupakan pemenuhan gizi penting yang diberikan kepada bayi usia 0-6 bulan. Akan tetapi cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia terutama Aceh masih belum mencapai target resntra. Intervensi promosi Kesehatan menggunakan video melalui whatsapp diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam meningkatkan pemberian ASI eksklusif pada bayi. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan pre-test post-test one group desain. Sampel dalam penelitian ini yaitu ibu yang memiliki anak usia 0-6 bulan diwilayah kerja puskesmas Darul Imarah yang berjumlah 30 orang. Intervensi yang diberikan berupa video edukasi tentang ASI eksklusif yang disampaikan melalui aplikasi WhatsApp. Video dikirimkan setiap hari selama lima hari berturut-turut, dengan materi yang berbeda pada setiap harinya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap ibu sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh video edukasi menggunakan whatsapp grup terhadap pengetahuan tentang ASI Eksklusif (p=0,004) dan ada juga pengaruh video edukasi menggunakan whatsapp grup terhadap sikap dalam pemberian ASI eksklusif (p=0,035). Video Edukasi yang diberikan melalui whatsapp grup berpengaruh terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang ASI Eksklusif di wilayah Puskesmas Darul Imarah. Diharapkan petugas kesehatan diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan WhatsApp Grup sebagai media penyampaian edukasi kesehatan, khususnya terkait ASI eksklusif, guna meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu
Copyrights © 2026