Latar belakang: Indonesia merupakan negara dengan beban Tuberkulosis (TB) tinggi dan menempati peringkat kedua setelah India. Rendahnya pencapaian indikator success rate (SR) menjadi tantangan utama bagi tim pelaksana Program TB, yang dipengaruhi oleh faktor organisasi, petugas, lingkungan, dan manajemen program. Tujuan: mengetahui pengaruh perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam. Metode: secara kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Sekupang Batam yang berjumlah 63 orang. Penentuan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan total sampling sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 63 sampel. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Terdapat hubungan perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam. Variabel yang paling berhubungan terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam work environment (X3).. Kesimpulan: Terdapat hubungan perceived organizational support, organizational trust dan work environment terhadap kinerja penanggulangan tuberkulosis di Puskesmas Sekupang Batam
Copyrights © 2025