Kota Malang menghadapi kebutuhan hunian yang meningkat terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ditengan tingginya harga tanah dan keterbatasan lahan perkotaan, sehingga pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) menjadi solusi strategis untuk menyediakan hunian vertikal yang terjangkau. Namun keberhasilan rusunawa sangat ditentukan oleh pemilihan lokasi yang tepat, mengingat lokasi sangat berpengaruh pada aksesibilitas, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kenyamanan aktivitas penghuni, sejalan dengan temuan penelitian serupa yang menegaskan bahwa lokasi merupakan faktor paling krusian dalam kelayakan pembangunan rusunawa. Penelitian ini bertujuan menilai kelayakan lokasi potensial rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kota Malang dengan memeriksa kesesuaian tata ruang, kondisi fisik lahan, jarak terhadap fasilitas publik, dan aksesibilitas kawasan sehingga dapat menghasilkan rekomendasi lokasi yang optimal dan mendukung penyediaan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara efektif dan berkelanjutan
Copyrights © 2026