Industri kreatif, khususnya sektor vendor event, menghadapi tantangan berupa ketidakpastian jadwal dan struktur kerja yang fleksibel sehingga keberhasilan organisasi sangat bergantung pada perilaku kewargaan organisasi (OCB). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi keadilan distributif dan dukungan sosial terhadap OCB pada karyawan Jitu Music Centre Sukabumi. Studi ini mengisi kekosongan studi terdahulu yang dominan berfokus pada sektor formal seperti perbankan, pendidikan, dan pemerintahan, dengan menguji hubungan kausal secara langsung dalam konteks kerja informal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan distributif dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap OCB. Keadilan dalam pembagian tugas serta dukungan dari atasan maupun rekan kerja terbukti mendorong perilaku ekstra peran yang mendukung efektivitas organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperluas kajian OCB ke sektor kreatif informal, serta kontribusi praktis bagi manajemen sumber daya manusia dalam membangun budaya kerja yang adil, suportif, dan kolaboratif untuk meningkatkan kinerja organisasi. Selain itu, penelitian ini memperkaya literatur dengan menyoroti peran OCB sebagai mekanisme adaptif dalam menghadapi ketidakpastian kerja. Implikasi hasil penelitian dapat dijadikan dasar bagi pengembangan kebijakan SDM yang lebih responsif terhadap kebutuhan sektor kreatif. Dengan demikian, studi ini tidak hanya relevan bagi akademisi, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi pelaku industri kreatif dalam meningkatkan daya saing organisasi.
Copyrights © 2026