Diversifikasi produk perikanan diperlukan untuk meningkatkan pemanfaatan hasil perikanan yang umumnya masih dipasarkan dalam bentuk segar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengolahan ikan kembung menjadi mie ikan serta menganalisis kelayakan usahanya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pengolahan ikan kembung menjadi mie ikan dengan bahan utama berupa ikan, tepung terigu, telur, air, garam, dan minyak. Data dikumpulkan melalui observasi proses produksi, uji organoleptik sederhana oleh 15 panelis tidak terlatih, serta pencatatan biaya produksi. Data dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan biaya produksi, penerimaan, keuntungan, R/C ratio, serta analisis sensitivitas sederhana terhadap perubahan harga bahan baku ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk mie ikan memperoleh tingkat penerimaan yang baik terutama pada parameter tekstur dan rasa. Dari 1 kg ikan kembung dihasilkan 15 porsi mie ikan dengan total biaya produksi sebesar Rp57.800 dan penerimaan sebesar Rp225.000. Nilai R/C ratio sebesar 3,89 menunjukkan bahwa usaha pengolahan mie ikan memiliki prospek ekonomi yang cukup baik untuk dikembangkan pada skala rumah tangga. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kenaikan harga ikan memengaruhi tingkat keuntungan usaha, namun usaha masih berada pada kondisi menguntungkan. Dengan demikian, pengolahan mie ikan berpotensi menjadi salah satu bentuk diversifikasi produk perikanan yang bernilai ekonomis.
Copyrights © 2026