Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fortifikasi Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera) pada Bakso Ikan: Evaluasi Sensori dan Peningkatan Nilai Tambah Muhyun, Ainun Apriliyani; AM, Rahmi Fitrawati; Sahar, Rahayu Abriani; EB, Syahrul Sarlan; Rahmatang, Rahmatang
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 5 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v5i1.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh fortifikasi tepung daun kelor (Moringa oleifera) terhadap karakteristik sensori dan nilai tambah ekonomi bakso ikan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan post-test only with control group design, yang terdiri atas dua perlakuan, yaitu kontrol (tanpa penambahan tepung daun kelor) dan perlakuan dengan penambahan tepung daun kelor sebesar 5%. Uji sensori dilakukan menggunakan metode hedonik terhadap 30 panelis tidak terlatih dengan atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis data sensori dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney U Test, sedangkan analisis ekonomi dilakukan melalui perhitungan biaya produksi, keuntungan, dan Revenue Cost Ratio (R/C ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fortifikasi tepung daun kelor tidak berpengaruh signifikan terhadap atribut warna (p = 0,214) dan rasa (p = 0,678), namun berpengaruh signifikan terhadap aroma (p = 0,032) dan tekstur (p = 0,018). Secara keseluruhan, produk masih berada dalam kategori disukai oleh panelis. Analisis ekonomi menunjukkan bahwa usaha ini menghasilkan keuntungan sebesar Rp 331.163 per produksi dengan nilai R/C ratio sebesar 2,96, yang menunjukkan bahwa usaha layak dan menguntungkan. Dengan demikian, fortifikasi tepung daun kelor dapat meningkatkan nilai tambah produk baik dari aspek sensori maupun ekonomi.
Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Mie Ikan sebagai Bentuk Diversifikasi Produk Perikanan Muhyun, Ainun Apriliyani; AM, Rahmi Fitrawati; Sahar, Rahayu Abriani; EB, Syahrul Sarlan
FISHIANA Journal of Marine and Fisheries Vol. 5 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Perikanan UCM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61169/fishiana.v5i1.404

Abstract

Diversifikasi produk perikanan diperlukan untuk meningkatkan pemanfaatan hasil perikanan yang umumnya masih dipasarkan dalam bentuk segar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengolahan ikan kembung menjadi mie ikan serta menganalisis kelayakan usahanya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pengolahan ikan kembung menjadi mie ikan dengan bahan utama berupa ikan, tepung terigu, telur, air, garam, dan minyak. Data dikumpulkan melalui observasi proses produksi, uji organoleptik sederhana oleh 15 panelis tidak terlatih, serta pencatatan biaya produksi. Data dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan biaya produksi, penerimaan, keuntungan, R/C ratio, serta analisis sensitivitas sederhana terhadap perubahan harga bahan baku ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk mie ikan memperoleh tingkat penerimaan yang baik terutama pada parameter tekstur dan rasa. Dari 1 kg ikan kembung dihasilkan 15 porsi mie ikan dengan total biaya produksi sebesar Rp57.800 dan penerimaan sebesar Rp225.000. Nilai R/C ratio sebesar 3,89 menunjukkan bahwa usaha pengolahan mie ikan memiliki prospek ekonomi yang cukup baik untuk dikembangkan pada skala rumah tangga. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa kenaikan harga ikan memengaruhi tingkat keuntungan usaha, namun usaha masih berada pada kondisi menguntungkan. Dengan demikian, pengolahan mie ikan berpotensi menjadi salah satu bentuk diversifikasi produk perikanan yang bernilai ekonomis.