Rendahnya pemahaman gizi pada anak usia dini menjadi permasalahan yang berdampak pada kurang optimalnya konsumsi pangan bergizi, khususnya sumber protein hewani seperti telur dan daging ayam kampung. Kondisi serupa ditemukan pada mitra Ayam Petet Lestari yang memiliki potensi sebagai sumber pangan lokal, namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai media edukasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak usia dini mengenai pentingnya konsumsi telur dan daging ayam kampung melalui penggunaan multimedia interaktif Chickoland. Metode yang digunakan meliputi tahapan sosialisasi, pengenalan media, pelatihan penggunaan aplikasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test, observasi, dan angket kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak dari rata-rata 42,6% menjadi 92,0% setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, anak menunjukkan keterlibatan aktif dan respon positif terhadap penggunaan media pembelajaran interaktif. Dengan demikian, penggunaan multimedia interaktif Chickoland terbukti efektif sebagai sarana edukasi gizi yang menarik dan kontekstual, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih luas dalam mendukung peningkatan literasi gizi dan ketahanan pangan sejak dini.
Copyrights © 2026