Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match terhadap pemahaman konsep Bagian Tubuh Tumbuhan dan Fungsinya pada siswa kelas IV SDN 10 Puding Besar. Penelitian ini berdasarkan hasil observasi dan wawancara bersama wali kelas IV yang menunjukkan bahwa siswa masih belum memahami materi bagian tubuh- tumbuhan dan fungsinya, salah satu faktor penyebabnya adalah model yang digunakan masih konvensional dan pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas dengan uji Shapiro-Wilk dan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Sampel penelitian adalah seluruh kelas IV yang berjumlah 29 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis berupa 10 soal uraian dengan tujuh indikator pemahaman konsep yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya di kelas V SDN 10 Puding Besar. Berdasarkan hasil penelitian, uji normalitas menunjukkan bahwa data pretest memiliki nilai signifikansi 0, 106>0, 05 dan data post-test sebesar 0, 431 > 0, 05, sehingga data berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest-posttest (p-value = 0, 000<0,05), dengan skor post-test secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pretest. Dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep siswa pada materi bagian tubuh-tumbuhan dan fungsinya.
Copyrights © 2026