Rumah susun sewa (rusunawa) menjadi salah satu alternatif solusi bagi permasalahan kebutuhan hunian yang terjangkau di kota-kota besar di Indonesia. Kota Bandung adalah salah satu kota yang sangat membutuhkan pengembangan hunian vertikal karena memiliki penduduk lebih dari 2 juta jiwa dan lahan yang semakin sempit. Selain fungsi dasarnya sebagai pemukiman, rusunawa juga harus memiliki kinerja kesehatan yang baik agar bisa memenuhi semua aspek yang dibutuhkan penghuni. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja rusunawa di Kota Bandung berdasarkan health performance indicators serta pengaruhnya terhadap kepuasan penghuni. Aspek kinerja kesehatan rusunawa yang dinilai meliputi aspek Fisik, Mental, Sosial, dan Manajerial. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi kinerja rusunawa. Selain itu, analisis regresi juga dilakukan untuk mengetahui pengaruh terhadap kepuasan penghuni. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rusunawa di Kota Bandung memiliki kinerja kesehatan yang baik berdasarkan aspek Fisik, Mental, Sosial, dan Manajerial. Selanjutnya, variabel yang mempengaruhi kepuasan penghuni secara signifikan adalah Aspek Mental dan Manajerial. Sedangkan aspek Fisik dan Sosial pengaruhnya tidak signifikan terhadap kepuasan penghuni.
Copyrights © 2025