Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, pelatihan kerja, dan kepuasan kerja terhadap loyalitas karyawan pada PT Makassar Tene. Latar belakang penelitian didasari oleh tantangan dalam mempertahankan loyalitas karyawan yang tercermin dari penurunan jumlah karyawan, tingginya tingkat absensi, dan kurangnya komitmen terhadap nilai-nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 80 karyawan yang diambil melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan dengan nilai signifikansi 0,016. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Namun, pelatihan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan karena nilai signifikansinya 0,547 yang melebihi batas toleransi. Secara simultan, ketiga variabel tersebut bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan dengan nilai signifikansi 0,000. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa 34,6% loyalitas karyawan dipengaruhi oleh budaya organisasi, pelatihan kerja, dan kepuasan kerja, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Kesimpulannya, perusahaan perlu memperkuat budaya organisasi dan meningkatkan kepuasan kerja untuk membangun loyalitas karyawan, sedangkan program pelatihan perlu dievaluasi ulang agar lebih relevan dan berdampak langsung terhadap kebutuhan pekerjaan karyawan.
Copyrights © 2025