Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru kelas dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa kelas V di SDN Inpres Langgudu. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena rendahnya kemampuan siswa dalam mengenali dan mengelola emosi, serta pentingnya peran guru sebagai fasilitator pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga afektif dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian yaitu 2 guru kelas V dan 21 siswa SDN Inpres Langgudu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas memiliki peran strategis dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa melalui tiga fungsi utama, yaitu sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan. Guru menanamkan nilai empati, tanggung jawab, dan pengendalian diri melalui pembelajaran kontekstual dan kegiatan reflektif di kelas. Selain itu, guru menciptakan lingkungan belajar yang positif dan mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru kelas sangat berpengaruh terhadap pembentukan kecerdasan emosional siswa, yang berdampak pada peningkatan interaksi sosial dan motivasi belajar di sekolah dasar. Oleh karena itu, guru sekolah dasar disarankan untuk mengintegrasikan pembelajaran sosial-emosional secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026