Dalam beberapa dekade terakhir, internet berkembang pesat dan menjadi teknologi yang sangat berpengaruh dalam memenuhi kebutuhan serta membentuk gaya hidup masyarakat, termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan melihat sejauh mana kegiatan sosialisasi “Melek Digital Anti Tipu” dapat meningkatkan literasi digital para peserta didik di SKB Kota Cilegon. Meningkatnya kasus penipuan online, hoaks, phishing, hingga penyalahgunaan AI dalam membuat konten manipulatif menegaskan pentingnya kemampuan menggunakan teknologi secara aman dan kritis. Penelitian ini memakai metode kuantitatif pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest pada peserta Paket A, B, dan C. Hasil dari uji Paired t-Test yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat peningkatan signifikan. Sosialisasi ini terbukti membantu peserta lebih peka terhadap penipuan digital, lebih kritis pada informasi, dan memahami risiko keamanan data, sehingga bermanfaat bagi pengembangan program literasi digital di pendidikan nonformal.
Copyrights © 2026