The use of social media in learning has become increasingly dominant among high school students, including in Islamic Religious Education (PAI) and Character Education subjects. This study aims to analyze the influence of social media utilization on the creativity of twelfth-grade students in PAI and Character Education learning at SMAN 5 Kota Bogor. The study employed a quantitative approach with a correlational design. The population consisted of 302 students, while 76 students were selected as samples using simple random sampling techniques. Data were collected through a four-point Likert scale questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using simple linear regression assisted by SPSS through normality, linearity, heteroscedasticity, t-test, and coefficient of determination tests. The findings revealed that social media utilization had a positive and significant effect on students’ creativity, with a regression coefficient of 0.719 and a significance value of 0.000 < 0.05. The Adjusted R Square value of 0.645 indicates that social media utilization contributed 64.5% to students’ creativity. WhatsApp and YouTube were the most frequently used platforms in learning activities. The findings confirm that directed use of social media can support the development of students’ creativity in PAI and Character Education learning in the digital era. ABSTRAK Pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran menjadi fenomena yang semakin dominan di kalangan siswa sekolah menengah, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan media sosial terhadap kreativitas siswa kelas XII dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMAN 5 Kota Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 302 siswa, sedangkan sampel sebanyak 76 siswa ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert empat poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana berbantuan SPSS melalui uji normalitas, linearitas, heteroskedastisitas, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,719 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,645 menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial memberikan kontribusi sebesar 64,5% terhadap kreativitas siswa. Platform yang paling banyak digunakan dalam pembelajaran adalah WhatsApp dan YouTube. Temuan penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan media sosial secara terarah dapat mendukung pengembangan kreativitas siswa dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di era digital.
Copyrights © 2026