Pembangunan Laboratorium Medis dan Klinik Pramita di Kota Padang berpotensi menambah bangkitan dan tarikan perjalanan yang memengaruhi kinerja ruas jalan dan persimpangan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak lalu lintas akibat pembangunan tersebut pada kondisi eksisting, masa konstruksi, masa operasional, dan proyeksi lima tahun mendatang. Metode yang digunakan adalah analisis dampak lalu lintas melalui survei volume kendaraan, identifikasi kondisi jaringan jalan, analisis bangkitan dan tarikan perjalanan, serta evaluasi kinerja ruas jalan dan persimpangan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada masa operasional nilai V/C ratio Jalan Rasuna Said arah Sudirman sebesar 0,69, arah Khatib Sulaiman 0,62, dan Jalan Batang Anai 0,20. Dalam proyeksi lima tahun mendatang, kinerja Jalan Rasuna Said arah Sudirman menurun menjadi tingkat pelayanan E dengan V/C ratio 0,87, arah Khatib Sulaiman menjadi tingkat pelayanan D dengan V/C ratio 0,79, sedangkan Jalan Batang Anai berada pada tingkat pelayanan B dengan V/C ratio 0,25. Hasil ini menegaskan perlunya manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi dampak pembangunan terhadap sistem transportasi sekitar.
Copyrights © 2026