Program implementasi reaktor biogas berbasis geomembran biodigester di Desa Wisata Kemiren, Kabupaten Banyuwangi, dilaksanakan sebagai bentuk penerapan teknologi tepat guna dalam mendukung transisi menuju energi bersih di tingkat desa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah ternak sapi Rambon dan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku energi alternatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam tahapan identifikasi, perancangan, instalasi, pelatihan, dan evaluasi. Reaktor geomembran HDPE berkapasitas 6.000 liter dirancang dengan sistem plug-flow digester dan rasio pencampuran bahan 1:1 antara kotoran sapi dan air. Hasil uji lapangan menunjukkan produksi biogas stabil sebesar 1,5–2 m³/hari dengan tekanan 0,15–0,20 bar, yang dapat memenuhi kebutuhan energi memasak dua rumah tangga per unit biodigester. Produk samping berupa bio-slurry memiliki kandungan nutrisi tinggi dan dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Evaluasi pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat hingga 80% dengan skor kepuasan 4,77 dari 5. Implementasi ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memperkuat kemandirian energi dan mendukung citra Desa Kemiren sebagai desa wisata berbasis energi terbarukan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026