This study aims to analyze the relationship between the Qur’an memorization process of children and family harmony among families of students at Kuttab Rabbani Jember. The study employed a quantitative approach with a correlational design. The research subjects were parents of students in grades 2–6, selected through purposive sampling, totaling 31 respondents. Data were collected using a Likert-scale questionnaire measuring the children’s Qur’an memorization process and family harmony. Data analysis was conducted using Spearman’s rho correlation test due to the non-normal distribution of the data. The results revealed a strong and significant relationship between the Qur’an memorization process and family harmony, with a correlation coefficient of 0.712 and a significance value of 0.000 (p < 0.01). These findings indicate that a better Qur’an memorization process is associated with higher levels of family harmony. This study implies that Qur’anic memorization education involving active parental involvement not only supports children’s spiritual development but also strengthens family relationships and harmony. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara proses anak menghafal Al-Qur’an dengan keharmonisan keluarga pada keluarga santri Kuttab Rabbani Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah orang tua santri kelas 2-6 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 31 orang. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mengukur proses anak menghafal Al-Qur’an dan tingkat keharmonisan keluarga. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara proses anak menghafal Al-Qur’an dengan keharmonisan keluarga, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,712 dan signifikansi 0,000 (p < 0,01). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik proses anak dalam menghafal Al-Qur’an, maka semakin tinggi tingkat keharmonisan keluarga. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pendidikan tahfizh Al-Qur’an yang melibatkan pendampingan aktif orang tua tidak hanya berkontribusi pada perkembangan spiritual anak, tetapi juga berperan dalam memperkuat relasi dan keharmonisan keluarga.
Copyrights © 2026