Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan belajar individu peserta didik, dengan memperhatikan karakteristik unik seperti tingkat kesiapan, minat, dan gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru PAUD terhadap penerapan pembelajaran berdiferensiasi serta mengidentifikasi tantangan dalam implementasinya. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Teknik survei dilakukan dengan penyebaran kuesioner terhadap guru PAUD yang tersebar di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebanyak 33 orang Guru PAUD dipilih sebagai sampel dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 78,8% responden memahami konsep pembelajaran berdiferensiasi, 12,1% sangat paham, 6,1% kurang paham, dan 3% tidak paham sama sekali. Meskipun sebagian besar guru telah mengikuti pelatihan, implementasi di lapangan masih menemui kendala, seperti kesulitan dalam merancang aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan beragam siswa. Simpulan penelitian mengindikasikan bahwa pemahaman guru PAUD tentang pembelajaran berdiferensiasi berada pada tingkat kategori 3 “Cukup Paham”, sehingga diperlukan pelatihan lebih intensif dan pendampingan berkelanjutan untuk mendorong penerapan yang optimal. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi diharapkan dapat terimplementasi secara efektif guna mendukung perkembangan holistik anak usia dini.
Copyrights © 2025