This article discusses the opportunities and challenges of using artificial intelligence (AI) in classroom learning. AI holds significant potential to improve the quality of education by providing virtual tutors, personalized learning, and enhancing learning efficiency. This technology allows students to learn in a more interactive, engaging, and tailored manner. However, there are several challenges in its implementation, such as the digital divide between urban and rural areas, data security issues, and the risk of over-reliance on technology. This study employs a literature review method to analyze data from various sources. The findings indicate that utilizing AI in education requires strong infrastructure support and a deep understanding from educators, students, and parents to ensure its optimal benefits. In conclusion, with proper and wise application, AI has the potential to create a more effective and relevant learning system in the digital era. Abstrak Artikel ini membahas peluang dan tantangan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran di kelas. AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, seperti menyediakan tutor virtual, personalisasi pembelajaran, dan efisiensi proses belajar. Teknologi ini memungkinkan siswa belajar secara lebih interaktif, menarik, dan sesuai kebutuhan mereka. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam penerapannya, seperti kesenjangan akses digital antara daerah perkotaan dan pedesaan, keamanan data, dan risiko ketergantungan berlebihan pada teknologi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis data dari berbagai sumber. Hasilnya menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dalam pendidikan memerlukan dukungan infrastruktur yang baik dan pemahaman yang mendalam dari pendidik, siswa, dan orang tua agar teknologi ini dapat memberikan manfaat yang optimal. Kesimpulannya, dengan pemanfaatan yang bijak, AI berpotensi membantu menciptakan sistem pembelajaran yang lebih efektif dan relevan di era digital.
Copyrights © 2025