Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif

Filsafat Dialog dan Tantangan Toleransi Beragama dalam Masyarakat Multikultural

Yanarius Andar (Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero)
Wahyu Y De Galeliano Feni (Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero)
Santos Kanisius Firmus Petu (Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero)
Servasius Igusta Bria (Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2026

Abstract

Dalam dunia yang semakin plural dan saling terhubung, masyarakat multikultural menjadi realitas sosial yang tidak terhindarkan. Perbedaan agama, budaya, dan pandangan hidup menuntut adanya upaya serius untuk membangun toleransi dan harmoni. Tulisan ini bertolak dari perspektif filsafat dialog, terutama pemikiran Hans-Georg Gadamer, Martin Buber, dan Raimon Panikkar, sebagai dasar refleksi kritis atas relasi antarumat beragama dalam konteks masyarakat multikultural. Filsafat dialog menekankan pentingnya keterbukaan, pengakuan atas alteritas (keterbedaan), dan sikap saling mendengarkan sebagai jalan menuju pemahaman yang lebih dalam. Namun demikian, penerapan filsafat dialog menghadapi berbagai tantangan, seperti eksklusivisme teologis, fanatisme agama, politik identitas, dan ketimpangan sosial-budaya. Kajian ini menunjukkan bahwa toleransi bukan sekadar sikap pasif menerima perbedaan, melainkan sebuah proses dialogis yang aktif dan reflektif. Oleh karena itu, filsafat dialog menawarkan kerangka etis dan epistemologis yang relevan untuk memperkuat toleransi beragama di tengah kompleksitas masyarakat multikultural.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JSPK

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada eksplorasi dan analisis berbagai isu dan fenomena yang terkait dengan pendidikan dari perspektif sosiologi. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam ...